vfVhymenUzKJZBtuc4xcn47AG410gaBoiC4BEUGo
Bookmark

Ciri Ciri Rhodophyta (Alga Merah) yang Wajib Diketahui

Rhodophyta, Si Merah yang Bermanfaat untuk Pangan

Gambar 1. Rhodophyta, Si Merah yang Bermanfaat untuk Pangan (Kompasiana)

Ada beberapa ciri ciri rhodophyta atau ciri ciri alga merah disini. Dari sekian banyak spesies rumput laut yang ada, salah satu yang sangat populer adalah rhodophyta, atau biasa disebut sebagai alga merah. Salah satu ciri-ciri rhodophyta yang paling khas tentunya adalah warna merah pada alga tersebut. Warna ini dihasilkan oleh pigmen fikoeritrin yang jumlahnya lebih banyak daripada pigmen lainnya, seperti xantofil, karoten, dan klorofil.

Ciri Ciri Rhodophyta (Alga Merah)

Ceramium, red algae

Gambar 2. Ceramium, red algae (Rhodophyta) (Wikimedia Commons)

Selain warna merah sebagai ciri khasnya, berikut ini adalah ciri-ciri rhodophyta lainnya yang harus Anda ketahui agar lebih mudah membedakannya dengan jenis alga lainnya.

  • Inti sel bersifat eukariotik (memiliki membran).
  • Sebagian besar bersel banyak atau multiseluler.
  • Bisa membuat makanannya sendiri atau bersifat autotrof karena memiliki klorofil untuk proses fotosintesis.
  • Merupakan satu-satunya alga yang tidak mempunyai fase berflagel dalam siklus hidupnya.
  • Umumnya makroskopis atau bisa dilihat secara kasat mata dan panjangnya bisa mencapai 1 m.
  • Kloroplas memiliki pirenoid sebagai tempat menyimpan hasil fotosintesis.
  • Untuk cadangan makanan disimpan ke dalam bentuk tepung fluoride, floridosida, dan juga tetes-tetes minyak.
  • Bentuknya talus berupa helaian atau seperti pohon.
  • Warna talus mulai dari merah sampai ungu, beberapa ada yang pirang atau kemerah-merahan.
  • Tubuh alga diselimuti oleh CaCo3 atau kalsium karbonat.
  • Dinding sel alga merah berlapis-lapis lalu dinding sel bagian dalamnya tersusun dari miofibril. Sementara, bagian luarnya tersusun dari zat berlendir.
  • Mempunyai pigmen klorofil a dan b, fikosianin (biru), dan karotenoid.

Bagaimana Alga Merah Bereproduksi?

Bagan daur hidup atau pergiliran keturunan pada salah satu contoh spesies alga merah yaitu Polysiphonia

Gambar 3. Bagan daur hidup atau pergiliran keturunan pada salah satu contoh spesies alga merah yaitu Polysiphonia (Biologijk)

Setelah membahas ciri-ciri alga merah, kali ini kita akan berfokus untuk mengenal alga merah lebih jauh dari cara reproduksinya.

Nah, untuk alga merah nisa bereproduksi secara vegetatif (aseksual) maupun vegetatif (seksual). Untuk perkembangkabiakan secara aseksual, alga merah akan membentuk aplanospora yakni spora nonmotil yang tidak bergerak serta berasal dari talus ganggang diploid.

Sedangkan, untuk generatif terjadi secara oogami. Meskipun tidak semua, tapi beberapa jenis alga merah mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan. Jadi, reproduksinya dapat dilakukan dengan cara peleburan antara gamet jantan yang memiliki sperma dengan gamet betina yang memiliki ovum.

Manfaat Alga Merah

Alga Merah Ternyata Bisa Bikin Kulit Anti-Tua (Natur-e)

Gambar 4. Alga Merah Ternyata Bisa Bikin Kulit Anti-Tua (Natur-e)

Alga merah merupakan salah satu bahan pangan terpenting yang banyak digunakan, terutama di negara Asia. Salah satunya di Jepang, alga merah ini justru dikeringkan lalu digunakan dalam hidangan masakan.

Alga merah sendiri tidak hanya menghasilkan algin, tetapi juga karagenan dan agar. Karagenan adalah jenis polisakarida yang dapat digunakan sebagai bahan kosmetik dan kapsul gelatin. Di samping itu, karagenan biasanya juga menjadi zat aditif dalam pembuatan puding dan es krim.

Selain untuk bahan makanan, alga juga dimanfaatkan dalam bidang kosmetik, medium kultur mikroorganisme, pengemulsi lemak dan coklat batangan, pengeras es krim dan pelapis daging kaleng.

Penggunaan dalam kosmetik, alga merah berfokus untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terjadinya penuaan dini.

Salah satu jenis alga merah ini adalah Gracilaria sp. Spesies ini mempunyai metabolit aktif yang bersifat sebagai antibakteri, seperti derivate asam eicosanoid, terpenoid dan steroid.

Senyawa fenolnya juga mempunyai khasiat sebagai antibakteri, antivirus, anti karsinogenik, dan antiinflamasi.

Spesies lainnya adaah Rhodomella confervoide yang memiliki senyawa bromofenol, dimana memiliki aktivitas sebagai antibakteri.

Jadi itulah ciri-ciri alga merah yang harus Anda ketahui. Meskipun kedengarannya masih sangat awam, tapi nyatanya alga merah sendiri sudah banyak sekali khasiat yang dapat dibuktikan, terutama dalam industri obat dan makanan.

Jika ada tambahan informasi mengenai ciri-ciri alga merah atau ada permintaan pembahasan mengenai jenis alga lainnya bisa kirim pesan atau DM ke instagram @violthebiologist. Atau mungkin ada keinginan untuk kerjasama dengan VIOL THE BIOLOGIST seperti pemasangan iklan, promosi produk, content placement, backlink atau sejenisnya langsung kontak kami melalui instagram kami diatas.

Ingin Pasang Iklan di violthebiologist.com? DM IG @violthebiologist

PENULIS

Rizki Indra Prasetyawan
Rizki Indra Prasetyawan A.P.Kom.
(Crew-Partner Viol The Biologist)

Follow Instagram @rizkiindraprasetyawan

Follow Facebook Rizki Indra Prasetyawan

Bahan Bacaan :

https://www.biologijk.com/2017/11/pengertian-ciri-reproduksi-dan-contoh-rhodophyta-atau-alga-merah.html
Posting Komentar

Posting Komentar